Lompat ke isi utama

TRAINING PENGELOLAAN ASET PUBLIK (Kerjasama PKN STAN dengan Dirjen Kekayaan Negara RDTL)

Politeknik Keuangan Negara STAN melalui Unit Pelayanan Lembaga Bisnis (UPLB) kembali menyelenggarakan Pelatihan tentang Pengelolaan Aset Publik bekerja sama dengan Kementeri Keuangan (MoF) Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). UPLB PKN STAN telah menyelenggarakan Kerjasama dengan MoF RDTL terkait Pelatihan Manajemen Aset beberapa kali, baik untuk tingkat dasar maupun lanjutan tematik. Pada tanggal 28 September 2026 sampai dengan 2 Oktober 2026, diselenggarakan pelatihan terkait Pengelolaan Aset Publik Tingkat Dasar di laksanakan di Kantor Kementerian Keuangan  RDTL kota Dili.

Pelatihan dibuka langsung oleh Dirjen Kekayaan Negara RDTL, Ibu Timotia Pompeia  Marques di Aula Kementerian Keuangan RDTL pada tanggal 28 September 2026. Ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya di sampaikan oleh MoF RDTL atas kerjasama antara PKN STAN dan MoF yang telah terjalin selama ini dan diharapan terus berkelanjutan dimasa mendatang, khususnya terkait peningkatan kapasitas SDM di bidang Pengelolaan Aset Publik. Sedangkan perwakilan dari PKN STAN pada saat pembukaan, yaitu Tanda Setiya menyampaikan bahwa ucapan terimakasih disampaikan atas nama Pimpinan PKN STAN, atas kepercayaan MoF RDTL yang telah menjalin hubungan/Kerjasama tentang berbagai hal, khususnya tentang Pengelolaan Aset Publik ini. Kedepan di harapkan training-training yang sifatnya tematik kiranya perlu dilaksanakan untuk mengakselerasi dan lebih tajam atas pemahaman serta skill SDM di lingkungan Dirjen Kekayaan Negara. Pada kesempatan tersebut juga di sampaikan bahwa pemahaman dan ketrampilan terkait pengelolaan aset tidak hanya perlu di miliki oleh SDM di Kementerian Keuangan, namun seluruh SDM Pengelola Aset di Kementerian/Lembaga RDTL perlu juga untuk mendapatkan hal  yang serupa, agar bisa mempercepat peningkatan pengelolaan aset pubilk di RDTL.

Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta mulai dari level staf hingga level pejabat setingkat eselon II (Direktur). Beberapa materi yang disampaikan dalam pelatihan ini diantaranya terkait Dasar-Dasar pengelolaan Aset Publik, Asset Planning, Asset Procurement, Pemanfaatan aset, Penilaian aset, Penatausahaan, Manajemen Persediaan, serta Pengawasan dan Pengendalian Aset Publik.  Selain diberikan materi secara konseptual, dalam rangka meningkatkan skill para peserta diklat, maka diberikan materi praktik singkat tentang penilaian aset untuk tujuan pemanfaatan dan pemindahtanganan. Selain itu juga praktik terkait inventarisasi aset, karena sebagian besar peserta berada pada bagian asset administration. 

Tiga narasumber dari PKN STAN merupakan dosen dan praktisi yang telah memiliki pengalaman terkait dengan Asset Manajemen. Terkait materi Aset Manajemen, Assset Planning, dan Wasdal diampu oleh Tanda Setiya. Yoni Nugroho memberikan materi terkait dengan Penilaian Asset, Pemanfaatan, dan Penatausahaan. Sedangkan pengajar ke tiga Roy Anshor mengampu materi Pengadaan, Manajemen Persedian, Inventarisasi serta Pelaporan. 

Setelah 5 hari pelatihan, penutupan dilakukan oleh Dirjen Kekayaan Negara MoF RDTL dan kembali menekankan tentang pentingnya pelatihan ini, serta mengharapkan agar konsep maupun praktek pengelolaan aset publik yang telah di dapatkan oleh seluruh peserta bisa menjadi referensi untuk perbaikan implementasi pengelolaan aset publik di RDTL. Perlu payung regulasi hingga SOP agar semua siklus aset yang telah didapatkan bisa dijalankan dengan segera di RDTL. Demikian juga ucapan terimakasih dari perwakilan PKN STAN serta harapan kedepan terus bisa melakukan kerjasama baik di bidang manajemen aset maupun bidang keuangan negara yang lainnya  bisa tetap terjalin antara PKN STAN dengan MoF RDTL.