Skip to main content

Diskusi Kelompok Terpumpun "Pengembangan Pendidikan Vokasi"

Bertempat di Gedung G Politeknik Keuangan Negara STAN, Kamis 16 Januari 2023, telah diadakan Diskusi Kelompok Terpumpun Pengembangan Pendidikan Vokasi. Menghadirkan narasumber Wikan Sakarinto, ST., M.Sc., Ph.D., dan seluruh civitas PKN STAN baik secara luring dan daring. Acara dibuka oleh Direktur PKN STAN, Rahmadi Murwanto, dan bertindak sebagai moderator Budi Mulyana, Kepala Prodi DV Manajemen Keuangan Negara PKN STAN. 

Dalam sambutannya, Rahmadi Murwanto, berharap acara ini dapat menjadi salah satu cara untuk membuka perspektif baru untuk membentuk pola pendidikan yang tepat bagi PKN STAN. Diskusi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan curriculum vitae narasumber oleh moderator, Budi Mulyana, dan dilanjutkan dengan pemaparan oleh narasumber, Wikan Sakarinto. 

Menurut Wikan, terdapat empat keluhan pengguna tenaga kerja terhadap tenaga kerja di Indoneisa yaitu kurang tahan terhadap tekanan dunia kerja, kurang dapat berkomunikasi dengan baik, kurang dapat bekerjasama dalam sebuah tim dan kurang inisiatif. Sedangkan kemampuan yang banyak dibutuhkan di pasar kerja adalah pemikiran inovatif, pemecahan masalah kompleks, kreatifitas dan inisiatif, leadership, kemampuan negosiasi, ketahanan terhadap stress, kemampuan fleksibilitas, berpikir kritis dan lain lain.Untuk itulah diharapkan kurikulum dan pola pembelajaran perguruan tinggi vokasi dapat menyentuh aspek aspek diatas (World Economic Forum, 2020).

Lebih lanjut, Wikan menyampaikan, untuk menguatkan implementasi MBKM, dapat dilakukan 8+I Link and Match dalam perguruan tinggi vokasi, yakni:

  1. Kurikulum yang dibangun bersama;
  2. Pembelajaran berbasis Real Project dari dunia kerja (PBL);
  3. Jumlah dan peran guru/dosen/instruktur dari industry dan ahli dari dunia kerja;
  4. Magang atau praktik kerja di industry /dunia kerja;
  5. Sertifikasi kompetensi;
  6. Dosen/Guru/Instruktur;
  7. Riset terapan mendukung Teaching Factory/Teaching Industry (TEFA); dan 
  8. Komitmen serapan lulusan.

Dalam acara tersebut juga diadakan sesi tanya jawab, pertanyaan dari peserta yang hadir secara langsung ataupun yang hadir melalui daring. Hingga acara ditutup dengan foto bersama. Sampai acara berakhir, peserta tetap antusias mengikuti jalannya acara.