Mendorong Keunggulan UMKM Melalui Program Pendampingan yang Inovatif di KPP Pratama Tabanan
Tabanan, 29 April 2023 - Menyadari pentingnya peran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam perekonomian nasional, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tabanan, Bali, dengan bangga mempersembahkan Program Pendampingan Keuangan Usaha UMKM. Acara ini berlangsung di Aula Lantai 3 KPP Pratama Tabanan, dan mampu menghimpun para pelaku UMKM dari berbagai sektor secara luring pada tanggal 28 April 2023. Melalui kolaborasi dengan para dosen dari Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), program ini berkomitmen untuk memperkuat pilar ekonomi lokal dengan memberikan pemahaman yang mendalam tentang pengelolaan keuangan. Menariknya, program ini tidak berhenti pada acara, tetapi juga mencakup program pendampingan jarak jauh (daring) melalui platform Zoom dan WhatsApp selama tiga bulan.
Pandemi global telah memberikan tantangan serius bagi para pelaku UMKM. Dalam upaya untuk memfasilitasi pemulihan dan pertumbuhan mereka, KPP Pratama Tabanan memutuskan untuk menginisiasi Program Pendampingan Keuangan Usaha UMKM. Dalam kolaborasi ini, KPP Pratama Tabanan bekerja sama dengan para dosen dari PKN STAN, yaitu Heni Sulastri, S.Kom., M.M., Dr. Rd Tatan Tresnajaya SE. Ak. MM CA, dan Roby Syaiful Ubed.
Pak Wayan, pemilik UMKM yang turut serta dalam program ini, menyambut baik inisiatif ini. "Program seperti ini sangat membantu kami yang selama pandemi merasa kesulitan dalam mengelola keuangan bisnis. Kami sangat berterima kasih atas dukungan KPP Pratama Tabanan dan PKN STAN," ujarnya.
Program dimulai pada tanggal 28 April dan diikuti oleh 19 perwakilan UMKM dari berbagai sektor usaha. Acara dibuka oleh perwakilan dari KPP Pratama Tabanan yang menjelaskan tujuan utama program: memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam pengelolaan keuangan bagi para pelaku UMKM.
Heni Sulastri, dosen dari PKN STAN, memaparkan konsep dasar keuangan bagi UMKM. Dalam paparannya, Heni menekankan pentingnya pencatatan transaksi harian, pembukuan yang teratur, serta pengelolaan arus kas yang efisien. "Pengelolaan keuangan yang baik akan membantu UMKM untuk memiliki gambaran yang jelas tentang kesehatan finansial mereka, serta dapat membuat keputusan bisnis yang lebih cerdas," kata Heni. Selain itu, Dr. Rd Tatan Tresnajaya SE. Ak. MM CA memaparkan materi tentang pembuatan laporan keuangan yang akurat dan sesuai dengan standar. Dia menguraikan komponen-komponen yang harus ada dalam laporan keuangan, bagaimana menyusunnya, serta bagaimana menerjemahkan informasi yang terkandung dalam laporan tersebut.
Heni Sulastri menutup program dengan sesi praktik langsung. Para peserta diajak untuk mengisi formulir sederhana yang mencakup pencatatan pendapatan dan pengeluaran. "Praktik ini membantu peserta untuk memahami bagaimana pencatatan harian dilakukan dan bagaimana cara mengatur dan mengelolanya dengan baik," ujar Heni.
Namun, program ini tidak hanya berfokus pada pembelajaran di dalam ruangan. Salah satu komponen paling menarik adalah visitasi ke tiga UMKM yang telah berhasil mengelola keuangan mereka dengan baik. Kunjungan ini memberi para peserta gambaran nyata tentang penerapan praktik terbaik dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini menunjukkan komitmen jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan UMKM. Selain dua hari acara di aula, program ini juga mencakup fase pendampingan jarak jauh melalui platform Zoom dan WhatsApp selama tiga bulan ke depan. Ini memungkinkan para pelaku UMKM untuk terus berinteraksi dengan para ahli dan mendapatkan panduan langsung dalam pengelolaan keuangan.
Ibu Ketut, pemilik sebuah toko kerajinan yang mengikuti program, merasa sangat beruntung atas peluang ini. "Pendampingan jarak jauh sangat membantu, terutama dalam menerapkan semua yang kami pelajari dalam kehidupan sehari-hari. Ini membuka peluang baru bagi kami untuk mengembangkan bisnis," ungkapnya.
Acara penutupan diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dengan para ahli keuangan, perwakilan dari KPP Pratama Tabanan, berharap bahwa program ini akan memberikan dampak positif dalam perkembangan UMKM di wilayahnya. "Melalui pengetahuan yang diperoleh dan pendampingan jarak jauh, kami berharap UMKM di wilayah ini dapat tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan," katanya.
Program Pendampingan Keuangan Usaha UMKM yang inovatif dan berkelanjutan sebagai bentuk sinergi KPP Pratama Tabanan dan PKN STAN yang telah membawa harapan baru bagi para pelaku UMKM dalam upaya mengoptimalkan Business Development Services (BDS). Dengan dukungan yang diberikan, diharapkan mereka dapat mengoptimalkan potensi bisnis dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.