Skip to main content

Pendampingan Lapkeu pada UMKM Jahe Merah Azwa

Selasa, 14 Maret 2023 bertempat di Gedung G Politeknik Keuangan Negara STAN diselenggarakan acara pembukaan Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Bagi UMKM Tangerang Selatan Menggunakan Aplikasi SIAPIK. Dibuka oleh Direktur Politeknik Keungan Negara STAN, Bapak Rahmadi Murwanto, acara ini merupakan rangkaian dari program pengabdian masyarakat PKN STAN bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Tangerang Selatan serta Bank Indonesia.

Program pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan melalui Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK) akan memudahkan para pelaku UMKM untuk melakukan pencatatan transaksi dan menghasilkan laporan keuangan usaha. Dengan dihasilkan laporan keuangan, pelaku UMKM bisa mengukur kondisi usahanya dengan lebih objektif dan bisa menentukan strategi yang tepat untuk ekspansi usahanya. Selain itu, dengan adanya laporan keuangan, pelaku UMKM berpotensi lebih mudah dalam mendapatkan pembiayaan dari perbankan ataupun Lembaga Keuangan lainnya, sehingga memperbesar peluang ekspansi usaha dalam upaya menaikkan kelas UMKM.

Dalam pelatihan ini, para pelaku UMKM se-Kota Tangerang Selatan dikelompokkan menjadi 14 kelompok yang didampingi oleh 14 Tim Pengabdian masyarakat dari unsur dosen dan mahasiswa PKN STAN. Salah satu tim dosen yang digawangi oleh Pak Sony Hartono, Ibu Riani Budiarsih dan Pak Oke Wibowo melatih pelaku UMKM yang berdomisili di Wilayah Kecamatan Pamulang. Antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan terlihat cukup tinggi dengan keaktifan peserta dalam menanyakan fitur-fitur dari aplikasi SIAPIK. Dalam simulasi pembuatan laporan keuangan menggunakan SIAPIK, seluruh peserta bisa menyelesaikan dengan baik tanpa kendala berarti. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi SIAPIK memang dirancang untuk memudahkan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan, bahkan bagi yang tidak mempunyai background pendidikan akuntansi sekalipun.

Program pengabdian masyarakat ini tidak berhenti sampai dengan selesainya pelatihan SIAPIK saja, melainkan dilanjutkan pendampingan dalam penggunaan aplikasi SIAPIK sampai dengan tiga bulan berikutnya yang berakhir pada 14 Juni 2023. Kegiatan pendampingan dilakukan secara online maupun offline. Secara online dilakukan melalui platform Whatsapp, sedangkan kegiatan offline-nya dilakukan melalui visitasi langsung ke lokasi beberapa UMKM. Salah satu UMKM yang divisitasi dan didampingi secara offline yaitu UMKM Jahe Merah Azwa, yang berlokasi di kelurahan Pondok Benda, Pamulang. Pak Tri sebagai pemilik usaha Jahe Merah Azwa sangat senang dan terbantu dengan adanya pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan UMKM menggunakan aplikasi SIAPIK, dan beliau menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam belajar aplikasi ini. Ketika pendampingan secara offline, Pak Tri dibantu oleh dua mahasiswa PKN STAN sehingga mampu menyelesaikan laporan keuangan usahanya dengan baik. Dengan adanya laporan keuangan yang sesuai standar akuntansi, beliau bisa melihat berapa sebenarnya posisi aset dan utang usahanya, demikian pula berapa sesungguhnya laba bersih dari usahanya ini, sehingga bisa dijadikan dasar untuk membuat strategi usaha ke depan agar terus berkembang lebih pesat.

Penggunaan aplikasi SIAPIK yang simpel dan mudah diakses kapanpun secara online ataupun offline, sangat membantu para pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi. Jika pelaku UMKM mempunyai laporan keuangan yang baik sehingga bisa dianalisis potensi usahanya dengan lebih mudah, maka perbankan atau lembaga keuangan pun tidak akan ragu untuk mengucurkan kredit murah ke UMKM, yang pada akhirnya diharapkan mampu mengakselerasi tercapainya tujuan program UMKM Naik Kelas yang sering digaungkan oleh pemerintah.