Pengenalan Aplikasi SIAPIK untuk UMKM Ciledug
Pada 13 Oktober 2023, bertempat di Gedung N Kampus PKN STAN, dilakukan pelatihan penyusunan laporan keuangan kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Terdapat lebih dari 120 peserta yang hadir. Pada acara tersebut, hadir perwakilan dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Tangerang dan perwakilan (narasumber) dari Bank Indonesia. Pada kesempatan tersebut, narasumber dari Bank Indonesia menyampaikan kebijakan pengembangan UMKM, pencatatan keuangan bagi UMKM, dan gambaran besar aplikasi Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK). Terkait kebijakan pengembangan UMKM, diharapkan penyaluran kredit di segmen UMKM dapat mencapai lebih dari 30% dari total kredit perbankan nasional pada tahun 2024. Terkait pencatatan keuangan bagi UMKM, terdapat rendahnya kesadaran pencatatan keuangan sehingga menyebabkan adanya asymmetric information bagi lembaga keuangan dan hal ini mempengaruhi kinerja penyaluran kredit UMKM. Oleh karena itu, perlu pencatatan transaksi keuangan oleh UMKM yang menghasilkan Laporan Keuangan guna mengetahui track record pelaku usaha secara individual.
Setelah penyampaian materi dari narasumber Bank Indonesia, dilanjutkan pemaparan penggunaan aplikasi SIAPIK. Peserta UMKM disebar ke 5 kelas di lantai 4 Gedung N. Pada kelas N-404, sebelum disampaikan materi mengenai aplikasi SIAPIK, peserta UMKM diajarkan mengenai akun laporan posisi keuangan, jenis laporan keuangan, dan persamaan dasar akuntansi. Selanjutnya dilakukan simulasi input data SIAPIK sesuai dengan panduan atau contoh yang disediakan oleh P3M. Beberapa peserta yang cukup cepat dan benar dalam merekam data, diberikan souvenir.
(D'lanang Food and Decoration) di Kelurahan Paninggilan Utara, Ciledug. UMKM tersebut mempunyai usaha nasi bakar dan souvenir. Pada saat pendampingan, sebelum dilakukan input data, mitra UMKM diminta untuk mencatat secara manual jumlah Saldo Awal terutama terkait Kas dan Persediaan Bahan Material. Terdapat kesulitan ketika mengisi kuantitas bahan material dengan angka pecahan (angka desimal).
Input data dimulai dari pendaftaran unit usaha yang mencakup nama usaha, username, email, KTP/NPWP, dan password. Selanjutnya mitra UMKM merekam periode awal transaksi, yaitu November 2023. Tahap awal yang sedikit agak sulit dilakukan yaitu mengidentifikasi persediaan bahan material, karena tidak ada catatan manual. Input data persediaan bahan material didasarkan pada estimasi dan daya ingat. Pada awal input data, neraca tidak balance, kemudian dilakukan stock opname. Pada akhirnya, data awal dapat disajikan di laporan keuangan. Bagaimanapun juga, kunjungan ke lapangan secara langsung di lokasi UMKM, dirasa lebih efektif dalam pelatihan penggunaan aplikasi, karena jumlah peserta sedikit dan peserta langsung menginput data usaha sendiri. Selain itu, kunjungan ke UMKM dapat menjalin silaturahmi, bertukar pengetahuan dan pengalaman.