Skip to main content

PKN STAN DAMPINGI UMKM PRODUSEN INDUSTRI MAKANAN STERIL BERORIENTASI EKSPOR

PKN STAN bekerjasama dengan Sekolah Export mengadakan kegiatan pendampingan administrasi bisnis kepada UMKM “HnR Farm” yang bergerak di bidang Peternakan dan “HnR Food” yang bergerak di bidang Industri Makanan Steril yang beralamat di Sindumartani, Kabupaten Sleman, D.I.Yogyakarta sebagai bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengmas).

Ketua tim pengmas, Aditya Subur Purwana, mengatakan pendampingan sebagai upaya menaikkan kelas bisnis UMKM agar bisa melakukan penyiapan produk-produknya menjadi siap ekspor serta penyiapan administrasi yang dibutuhkan agar bisa melakukan ekspor barang. Selain itu, diberikan pula pelatihan pembukuan dan penyusunan laporan keuangan serta edukasi kewajiban perpajakan.

“HnR Farm” dan “HnR Food”, sebagai UMKM Perorangan (belum berbadan hukum), mulai menjalankan usahanya sejak tanggal 17 Agustus 2019. UMKM menggunakan konsep Input-Output (IO) yaitu output pada “HnR Farm” dijadikan input oleh “HnR Food”. Sampai sekarang, “HnR Food” belum melakukan ekspor mandiri, melainkan menjual tentengan ke luar negeri atau melakukan jual putus kepada aggregator export atau koperasi WNI di Luar Negeri, utamanya di Qatar.

“HnR Farm” dan “HnR Food” dimiliki oleh sepasang suami istri, namun tetap diperlakukan sebagai dua entitas bisnis yang berbeda. Kegiatan administrasi “HnR Farm” dan “HnR Food” saat ini masih terbengkalai disebabkan kesibukan proses produksi. Diharapkan dengan program Pengabdian Kepada Masyarakat PKN STAN, laporan keuangan UMKM tersebut dapat terwujud, setidaknya setiap tahun.

“HnR Food” merupakan salah satu UMKM berorientasi ekspor dengan produknya berupa makanan steril. Berdasarkan Undang-Undang Kepabeanan, ekspor adalah kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean, sedangkan pengertian ekspor secara luas adalah pengiriman barang dagangan ke luar negeri. Ekspor akan meningkatkan devisa suatu negara terutama bila terjadi surplus neraca perdagangan.

Program Pengabdian Kepada Masyarakat PKNSTAN kali ini dilakukan oleh tiga orang dosen PKSTAN dengan perannya masing-masing. Bapak Aditya Subur Purwana melakukan pendampingan pemahaman ekspor dan penyiapan dokumen ekspor. Bapak Agus Sriyanto melakukan pendampingan dan pengetahuan perpajakan untuk UMKM dan Bapak Fajar Yulianto melakukan pendampingan dan pemahaman pembukuan/akuntansi dan laporan keuangan.

Pelatihan dan Pendampingan dilakukan melalui dua metode, yaitu:
1.    Secara langsung tatap muka di tempat usaha
2.    Secara daring.

PKN STAN untuk Indonesia, siap mendampingi UMKM Naik Kelas!