PKN STAN Kirim Tiga Dosen Dampingi Pengelola BUM Desa Nganjuk
Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Kementerian Keuangan mengadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur selama tiga bulan mulai 15 November sampai dengan 15 Februari 2023.
Dalam kegiatan tersebut PKN STAN mengutus beberapa dosennya untuk melakukan pendampingan, yaitu Ria Dewi Ambarwati, Arifah Fibri Andriani, dan Nina Andriana. Pendampingan berfokus pada Penyusunan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).
“Tujuan pendampingan ini untuk meningkatkan kompetensi SDM mitra Badan Usaha Milik Desa Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur dalam penyusunan laporan keuangan BUM Desa. Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan tools atau aplikasi sederhana dengan Excel untuk menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi,” kata Ria Dewi Ambarwati sebagai Ketua Pelaksana kegiatan pendampingan.
Sebagaimana diketahui keberadaan BUM Desa saat ini belum bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian desa. Berdasarkan hasil uji petik yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada 85 kabupaten/kota terdapat 547 BUM Desa pada 34 Kabupaten/kota yang tidak memperhatikan potensi usaha ekonomi desa, 871 BUM Desa yang pendiriannya tidak didukung oleh analisis kelayakan usaha, 1.670 BUM Desa sudah beroperasi, namun belum memperoleh keuntungan, sehingga belum memberikan kontribusi bagi pendapatan desa.
“Banyak BUM Desa yang sudah berdiri secara organisasi namun tidak menjalankan kegiatan sesuai dengan yang diharapkan karena tidak memiliki SDM yang mumpuni dan kemampuan manajerial yang baik,” lanjut Ria. Oleh karena itu, menurut Ria, kegiatan pendampingan dari PKN STAN adalah peran yang bisa diberikan untuk mendapatkan solusi dalam bentuk SDM Bum Desa yang memiliki kemampuan mumpuni dalam mengelola BUM Desa.
Pendampingan dilaksanakan melalui dua kegiatan utama. Kegiatan pertama yaitu pelatihan penyusunan laporan keuangan BUM Desa berdasarkan SAK ETAP, yang dilaksanakan melalui metode ceramah, simulasi, dan diskusi. “Metode ceramah dilakukan dalam rangka penyampaian materi ajar secara lengkap, yang diselingi dengan tanya jawab,” kata Arifah Fibri Andriani.
Arifah menjelaskan, metode simulasi merupakan pemberian latihan soal dan pembahasan untuk meningkatkan pemahaman praktik pelaksanaan akuntansi pemerintah daerah. Sementara itu, metode Diskusi dilakukan selama kegiatan pelatihan berlangsung setiap setelah sesi pemberian materi selesai disampaikan. “Kegiatan kedua yaitu pendampingan penyusunan laporan keuangan BUM Desa, yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, voice call, dan Whatsapp,” tutur Arifah.
Untuk kegiatan pertama, kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan BUM Desa, tim dosen PKN STAN turun tangan langsung memberikan pelatihan di di Aula Desa Praja Dinas PMD Kabupaten Nganjuk pada Selasa, 22 Nopember 2022. Kegiatan di aula tersebut diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari 21 BUM Desa di Kabupaten Nganjuk.
Terlebih dahulu para peserta diajak untuk mengikuti acara pembukaan secara daring melalui Zoom Meeting. Direktur PKN STAN Rahmadi Murwanto hadir dalam ruang virtual tersebut dan membuka secara serentak kegiatan pengabdian masyarakat program pendampingan penyusunan laporan keungan BUM Desa Provinsi Jawa Timur yang diikuti oleh tujuh kabupaten.
“Kami juga melakukan visitasi dan pendampingan secara langsung ke dua lokasi BUM Desa terpilih yang dilaksanakan selama dua hari pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 23 dan 24 November 2022, yaitu BUM Desa Tani Makmur dan BUM Desa Gempol,” ujar Nina Andriana.
Dengan kegiatan ini, Nina berharap pengelola BUM Desa mampu mengelola pelaporan keuangan secara mandiri dan berkelanjutan. “Program ini diharapkan bisa diimplementasikan juga untuk BUM Desa lain di Indonesia,” pungkas Nina.