Skip to main content

PKN STAN Kirim Tiga Dosen Dampingi Penyusunan Laporan Keuangan BUM Desa di Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang

Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN, Kementerian Keuangan mengadakan kegiatan pengabdian pada masyarakat di Kabupaten Pandeglang, Jawa Barat selama 4 (empat) bulan mulai tanggal 8 Agustus 2023 sampai dengan awal Desember 2023. Dalam kegiatan tersebut PKN STAN mengutus beberapa dosennya untuk melakukan pendampingan, yaitu Indra Asmadewa, Indri Riesfandiari, dan Ria Dewi Ambarwati. Pendampingan berfokus pada Penyusunan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa).

“Tujuan pendampingan ini untuk meningkatkan kompetensi SDM mitra pengmas yaitu Badan Usaha Milik Desa pada 4 (empat) kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Jawa Barat dalam menyusun laporan keuangan BUM Desa. Selain itu kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan tools atau aplikasi sederhana berbasis Microsoft Excel dan aplikasi online (dapat diakses melalui aplikasi berbasis android maupun melalui browser) untuk menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi, utamanya Standar Akuntansi Keuangan untu Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP),” kata Indra Asmadewa sebagai Ketua Pelaksana kegiatan pendampingan.

Berdasarkan informasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Kabupaten Pandeglang, pada tahun 2023 masih terdapat sekitar 326 unit BUM Desa yang diidentifikasi masuk kategori membutuhkan pembinaan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan BUM Desa sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku. “Dari identifikasi yang dilakukan, sebanyak 17 BUM Desa yang tersebar di Kecamatan Angsana, Munjul, Bonjol, dan Picung termasuk dalam kategori BUM Desa yang belum dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku,” lanjut Indra.

“Banyak BUM Desa yang belum dapat menyusun laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku, di antaranya disebabkan karena belum memiliki SDM dengan kompetensi akuntansi serta peyusunan laporan keuangan BUMDesa,” kata Indri. “Masalah lainnya, BUM Desa belum memiliki perangkat/aplikasi yang dapat membantu SDM untuk menyusun laporan keuangan tersebut dengan lebih mudah dan akurat,”lanjutnya. Oleh karena itu menurut Indri, kegiatan pendampingan dari PKN STAN menjadi salah satu solusi yang bisa diberikan untuk mendapatkan SDM BUM Desa yang mumpuni dalam mengelola BUM Desa.

Pendampingan dilaksanakan melalui dua kegiatan utama. Kegiatan pertama yaitu pelatihan penyusunan laporan keuangan BUM Desa berdasarkan SAK ETAP, yang dilaksanakan melalui metode ceramah, simulasi, dan diskusi. “Metode ceramah dilakukan dalam rangka penyampaian materi ajar secara lengkap, yang diselingi dengan tanya jawab,” kata Ria. Selanjutnya Ria juga menjelaskan, metode simulasi merupakan praktik pembukuan dan penyusunan laporan keuangan melalui pengerjaan latihan soal dan pembahasan untuk meningkatkan pemahaman peserta atas pembukuan dan penyusunan laporan keuangan menggunakan bantuan aplikasi. Sementara itu, metode Diskusi dilakukan selama kegiatan pelatihan berlangsung setiap setelah sesi pemberian materi selesai disampaikan. “Kegiatan kedua yaitu pendampingan penyusunan laporan keuangan BUM Desa, dilaksanakan secara daring melalui video call, dan Whatsapp,” tutur Ria.

Untuk kegiatan pertama yaitu pelatihan penyusunan laporan keuangan BUM Desa, tim dosen PKN STAN turun tangan langsung memberikan pelatihan di Aula Kecamatan Munjul Kabupaten Pandeglang pada 8 sampai dengan 9 Agustus 2023. Kegiatan tersebut diikuti oleh 9 peserta yang berasal dari 17 BUM Desa di empat kecamatan pada Kabupaten Pandeglang. “Setelah sesi pelatihan di Aula, kami juga melakukan visitasi dan pendampingan secara langsung ke dua lokasi BUM Desa terpilih yang dilaksanakan selama 1 hari pada tanggal 9 Agustus 2023, yaitu BUM Desa Curug Lang-lang yang dikelola oleh Ibu Ania, dan BUM Desa Karya Sejahtera yang dikelola oleh Bapak Saleh Apip,” ujar Indra Asmadewa.

Bagian akhir dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah pendampingan secara daring melalui media yang disepakati. Pada akhir periode pengabdian kepada masyarakat, BUM Desa Karya Sejahtera telah dapat menyusun laporan keuangan periode tahun 2023 menggunakan aplikasi Ms Excel. Laporan tersebut telah disampaikan kepada aparat desa, sebagai salah satu laporan yang wajib disampaikan BUM Desa kepada masyarakat desa melalui perangkat desa. Dengan kegiatan ini, Indra berharap pengelola BUM Desa mampu mengelola pelaporan keuangan secara mandiri dan berkelanjutan. “Program ini diharapkan bisa diimplementasikan juga untuk BUM Desa lain di Indonesia,” pungkas Indra.