Skip to main content

Capacity Building "Integritas Adalah Nafasku"

PKN STAN menyelenggarakan seminar Capacity Building bagi para mahasiswa, Jumat, 7 Januari 2022. Bertempat di gedung G PKN STAN, seminar kali ini bertema “Integritas Adalah Nafasku”. Menghadirkan Ibu Sumiyati sebagai narasumber dan Wakil Direktur PKN STAN Bidang Kemahasiswaan, Bapak Budi Waluyo sebagai moderator, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa PKN STAN, baik secara daring maupun luring.

Dalam sambutan yang sekaligus membuka seminar, Direktur PKN STAN menyampaikan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin tidak hanya butuh kemampuan akademis saja, namun perlu didukung oleh softskills. Demikian pula mahasiswa PKN STAN, selain kemampuan akademis, tambahnya, mereka juga dibekali softskills, salah satunya penguatan integritas. Penguatan integritas dimaksud juga termasuk dalam upaya pencegahan. Melalui seminar ini, tambahnya, diharapkan para mahasiswa dapat belajar tentang upaya penegakan integritas di Kemenkeu.

Mengawali paparannya, Ibu Sumiyati kembali mengingatkan tentang nilai-nilai Kemenkeu. Mahasiswa PKN STAN, ungkapnya, adalah bagian dari keluarga besar Kemenkeu yang harus dididik dan dijaga. Mahasiswa, tambahnya, tidak hanya diharapkan untuk menjadi orang yang pintar, tapi juga perlu mengembangkan softskill, salah satu diantaranya adalah integritas. "Integritas itu penting. Tidak boleh ditinggalkan, harus kita jaga, kita rawat. Jangan sampai sakit, apalagi diperjualbelikan", ungkapnya.

Ibu Sumiyati mengajak para mahasiswa untuk membangun integritas sedari dini. "Di Kemenkeu, integritas itu tidak dimulai pada saat sudah bekerja, tapi dimulai saat rekruitmen, untuk menjaga agar pegawai yang masuk adalah orang-orang yang baik', tambahnya. Ibu Sumiyati juga mengapresiasi upaya PKN STAN dalam merintis program pembangunan karakter.

Ibu Sumiyati mengingatkan agar cara berpikir dan cara bekerja kita harus sesuai dengan integritas. Bila integritas seseorang rusak, efeknya tidak hanya dirasakan oleh orang tersebut, tapi 1 institusi. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar integritas harus ada sepanjang perjalanan karir kita. "Jangan pernah dilupakan, jangan ditinggalkan", tegasnya. Ibu Sumiyati juga berpesan kepada para mahasiswa untuk saling mengingatkan dan saling menjaga sebagai 1 keluarga besar. Akhir kata, Ibu Sumiyati berharap agar mahasiswa PKN STAN dapat menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang. "Saya berharap bahwa alumni PKN STAN adalah alumni yang membanggakan", pungkasnya.