Skip to main content

Pengmas PKNSTAN dan DPMD Kab. Pandeglang: Penguatan BUMDesa Melalui Pendampingan Laporan Keuangan

Desa Rocek, 4 Agustus 2023 - Komitmen dalam memajukan perekonomian di tingkat desa semakin menguat dengan adanya program Pengabdian Masyarakat yang diinisiasi oleh Politeknik Keuangan Negara STAN dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Pandeglang. Program ini difokuskan pada pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) melalui pendampingan dalam pembuatan laporan keuangan yang akurat dan visitasi langsung ke tiga BUMDesa potensial. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 31 Juli hingga 4 Agustus 2023 di Desa Rocek, Kecamatan Cimanuk.

Tim Pengabdian Masyarakat yang terdiri dari Rahayu Kusumawati, Roby Syaiful Ubed, dan Taufik Raharjo yang menjadi tulang punggung pelaksanaan program ini. Dengan keahlian dan pengalaman masing-masing, mereka berkolaborasi untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat desa dalam mengelola BUMDesa dengan lebih baik. Acara ini melibatkan perwakilan dari 15 (lima belas) desa di Kabupaten Pandeglang, yang merupakan bagian dari tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cadasari, Kecamatan Mekarjaya, dan Kecamatan Koroncong. Dalam upaya untuk menjangkau peserta sebanyak mungkin, acara ini dilaksanakan dalam dua hari dengan 20 peserta pada hari pertama dan 11 peserta pada hari kedua.

Desa-desa yang berpartisipasi dalam program ini meliputi Desa Gerendong, Cikentrung, Kadubelang, Medong, Wirasinga, Mekarjaya, Sukajaya, Paniis, Awilega, Tegalongok, Pasirkarag, Kaungcaang, Rancabugel, Ciinjuk, dan Rocek. Mereka mencerminkan keragaman potensi dan tantangan yang dihadapi oleh BUMDesa di berbagai wilayah. Hari pertama acara diawali dengan pemaparan konsep dasar akuntansi dan langkah-langkah praktis dalam menyusun laporan keuangan BUMDesa. Pengetahuan dan keterampilan dasar yang diberikan diharapkan dapat membekali para peserta dengan keterampilan dasar dalam mengelola keuangan BUMDesa. "Program ini sangat membantu kami yang memiliki tanggung jawab dalam mengelola keuangan BUMDesa. Materi yang diberikan sangat relevan dan mudah dipahami," ungkap Bapak Budi Purwanto, perwakilan dari Desa Wirasinga.

Hari kedua fokus pada aplikasi praktis dari pengetahuan dan keterampikan yang telah diperoleh. Para peserta diajak untuk mengisi formulir laporan keuangan BUMDesa berdasarkan data transaksi yang diberikan oleh panitia acara. Mereka juga mempelajari contoh laporan keuangan BUMDesa yang baik sebagai panduan dalam penyusunan laporan yang akurat. Namun, program ini tidak hanya sebatas pemaparan dan pembelajaran teori semata. Hari ketiga dan keempat menjadi momen penting dengan dilakukannya visitasi ke tiga BUMDesa yang berbeda. Tujuannya adalah untuk melihat secara langsung implementasi dari pembelajaran yang telah diberikan dan berinteraksi dengan pengelola BUMDesa serta warga desa. Melalui visitasi ini, peserta memiliki kesempatan untuk membandingkan antara teori dan praktik di lapangan.

Ibu Siti Hawa Qomalasari, salah seorang peserta dari Desa Paniis, mengungkapkan pandangannya, "Visitasi ini sungguh memberikan wawasan baru bagi kami. Kami bisa melihat secara nyata bagaimana laporan keuangan di BUMDesa diterapkan dan berkontribusi terhadap pengelolaan BUMDesa yang lebih baik".Saat melakukan visitasi, Tim Pengabdian Masyarakat memberikan saran-saran konstruktif kepada pengelola BUMDesa berdasarkan observasi dan analisis langsung. Hal ini bertujuan untuk membantu BUMDesa dalam meningkatkan kinerja keuangan dan operasionalnya. Selain itu, kunjungan tersebut juga menjadi ajang kolaborasi dan bertukar pengalaman antara para pengelola BUMDesa.

Hari terakhir program diisi dengan refleksi dan evaluasi dari para peserta. Mereka berkesempatan untuk berbagi pengalaman serta berdiskusi tentang tantangan yang dihadapi oleh BUMDesa di desa masing-masing. Keberlanjutan dari program ini juga ditekankan, di mana peserta diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang memajukan BUMDesa dan ekonomi desa secara keseluruhan. Bapak Karim, perwakilan dari pendamping desa, menyampaikan harapannya, "Kami berharap peserta dapat menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah didapatkan dalam mengelola BUMDesa secara lebih profesional dan efektif. Kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat desa menjadi kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan."

Pengabdian Masyarakat Politeknik Keuangan Negara STAN dan DPMD Kabupaten Pandeglang telah membawa sinergi positif dalam mendorong penguatan BUMDesa dan memberdayakan masyarakat desa. Dengan pendekatan pendampingan dan visitasi terintegrasi, program ini memberikan nilai tambah yang nyata bagi para peserta serta potensi pertumbuhan ekonomi di tingkat desa. Tim Pengabdian Masyarakat Pendeglang (BUMDesa): Rahayu Kusumawati, Roby Syaiful Ubed, Taufik Raharjo.