Lompat ke isi utama

Kegiatan Pengabdian Masyarakat “Pengelolaan Sistem Keuangan Desa” di kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik Keuangan Negara STAN mengadakan program pelatihan keuangan desa, dalam bentuk kegiatan Belajar Antar Guru SMK Materi Keuangan Desa (Bagus Makdes). Kegiatan diperuntukkan kepada para guru SMK dalam rangka membantu mereka dalam mempersiapkan materi keuangan desa yang diajarkan kepada siswa SMK. Pada tahun 2024, kegiatan Bagus Makdes menyasar kepada Guru SMK di lingkungan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini kerkolaborasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Akuntansi dan diikuti oleh 25 peserta guru pada berbagai SMK Negeri dan Swasta di Kota Tangerang Selatan.

Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui dua tahap. Tahap pertama, pelatihan online belajar secara mandiri modul keuangan desa selama 3 (tiga) bulan dan menyelesaikan tes online melalui aplikasi Kemenkeu Learning Centre (KLC). Tahap kedua pelatihan offline secara klasikal dilaksanakan selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 11-13 Desember 2024 bertempat di Gedung I Politeknik Keuangan Negara STAN. Pelatihan offline membahas materi pembukuan keuangan desa dan praktik aplikasi Siskeudes. Adapun narasumber yang terlibat dalam kegiatan selama tiga hari berjalan antara lain: Bpk Budi Mulyana, Bpk Rido Panjaitan, Bpk. Dani Sugiri, Bpk. M Heru Akhmadi, dan Bpk Beta Uliansyah.

Selama pelatihan offline berlangsung, peserta yang berasal dari guru SMK sangat antusias. Banyak pertanyaan dan diskusi terjadi selama beberapa sesi. Pada Sesi I Siklus Keuangan Desa dan Penatausahaan Keuangan Desa, Bpk Khuzaeni, guru SMK Triguna, menanyakan tentang pelaksanaan standar akuntansi Accrual, Cash Toward Acrual, dan Cash Basis di pemerintahan. Seperti diketahui dari tiga entitas akuntansi di sektor pemerintah, hanya entitas pemerintah desa menggunakan konsep cash basis yang menghasilkan laporan realisasi anggaran. Sementara dua entitas lainnya, pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah melaksanakan full accrual yang menghasilkan laporan keuangan seperti neraca, Laporan operasional, dan laporan perubahan ekuitas selain laporan tidak ada, selain untuk pemerintah pusat dan daerah.

Kegiatan selama tiga hari pelatihan offline, peserta melakukan praktik aplikasi Siskeudes sebagai tools pencatatan dan pelaporan keuangan desa. Praktik aplikasi difokuskan kepada penatausahan keuangan desa yang mencakup penatausahaan pendapatan, belanja, dan pembiayaan, dan pelaporan keuangan yang menghasilkan laporan kas umum, laporan kas pembantu, dan laporan realisasi anggaran. Peserta yang berasal dari guru SMK di Kota Tangerang Selatan sangat mengapresiasi pelatihan ini dan berkomitmen akan mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang di dapat dalam proses pembelajaran siswa SMK pada mata pelajaran Praktik Akuntansi Lembaga Instansi Pemerintah (PALIP).