Manajemen Risiko Menjadi Kunci Kemajuan Daerah: PKN STAN Awali Tahun 2026 Gelar Pelatihan Bersama Kabupaten Tapin
Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas aparatur sipil negara di seluruh Indonesia. Kali ini, PKN STAN bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Risiko Batch I Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai dari 26 hingga 30 Januari 2026 dan dilaksanakan secara tatap muka di Gedung Nusantara Lantai 1 Kampus PKN STAN, Tangerang Selatan.
Sebanyak 22 peserta yang merupakan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Tapin, mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Selama pelaksanaan, peserta dibekali dengan berbagai fasilitas penunjang, termasuk makan siang, makan malam, snack pagi dan sore, serta akses terhadap bahan ajar digital dan buku ajar. Pendekatan yang digunakan dalam pelatihan ini menitikberatkan pada integrasi antara teori dan praktik, menghadirkan akademisi serta praktisi yang berpengalaman di bidang manajemen risiko.
Dalam sambutan pembukaannya, Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum PKN STAN, Bapak Mediya, menyampaikan bahwa manajemen risiko merupakan aspek krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik pada tingkat keuangan maupun organisasi. "Risiko selalu menyertai setiap pekerjaan. Jika tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa negatif, seperti menurunnya penerimaan daerah," ujar Bapak Mediya. Beliau berharap, melalui pelatihan ini, Kabupaten Tapin dapat meningkatkan kapabilitas dalam mengelola risiko di wilayahnya.
Senada dengan hal tersebut, Bapak Pajar Safari, Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan yang mewakili Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tapin, turut menekankan pentingnya pemahaman mendalam mengenai manajemen risiko. Beliau mengingatkan bahwa setiap lini pekerjaan pasti memiliki potensi risiko, baik besar maupun kecil. "Kami berharap apa yang diperoleh dari pelatihan ini dapat segera diterapkan di bidang pekerjaan masing-masing peserta setelah kembali ke daerah," ungkap Bapak Pajar.
Setelah pembukaan, kegiatan ini juga menjadi ajang uji coba Portal Pendaftaran Pelatihan PKN STAN. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya transformasi digital PKN STAN untuk memberikan kemudahan akses informasi pelatihan, proses pendaftaran, dan layanan terkait lainnya bagi calon peserta. Hal ini sejalan dengan komitmen PKN STAN sebagai Badan Layanan Umum (BLU) untuk lebih responsif dalam melayani mitra pelatihan.
Penutupan pelatihan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi antara PKN STAN dan pemerintah daerah. Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat menjadi bekal berharga dalam mengelola risiko secara efektif, sehingga berkontribusi pada tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel di Kabupaten Tapin.
PKN STAN terus berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor keuangan negara dan keuangan daerah. Bagi instansi yang berminat untuk menyelenggarakan pelatihan serupa atau menjajaki bentuk kerja sama lainnya, silakan menghubungi Manajer Informasi Layanan Bisnis PKN STAN, Bapak Satria Adhitama, melalui email di layananbisnis@pknstan.ac.id.