Lompat ke isi utama

Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Unit Ketahanan Pangan Desa Cisait Kab. Serang

Pondok Aren, Juni 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) menyelenggarakan rangkaian kegiatan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat di Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Sejahtera Mandiri, Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Kegiatan yang mengusung sinergi multidisiplin ini difokuskan pada dua pilar utama pembangunan desa, yakni penguatan tata kelola administrasi keuangan serta implementasi program ketahanan pangan desa berbasis pertanian produktif.

Dalam pilar tata kelola keuangan, tim PkM PKN STAN menyelenggarakan forum diskusi interaktif bersama jajaran pengurus BUM Desa dan perangkat desa setempat yang bertempat di ruang pertemuan Rumah Dataku Desa Cisait. Diskusi yang berjalan hangat ini dipimpin langsung oleh Direktur BUM Desa. Agenda utama pembahasan berfokus pada evaluasi, bedah pos akuntansi, serta penyusunan Laporan Posisi Keuangan (Neraca) per 31 Desember 2025 serta periode pembanding tahun 2024 menggunakan aplikasi pelaporan.

Melalui bedah akuntansi secara mendalam, tim PkM PKN STAN memberikan solusi konkret atas kendala teknis akuntansi, salah satunya terkait penyelesaian saldo yang tidak seimbang (unbalanced) yang sempat dihadapi oleh pengurus dalam draf laporan keuangan ketahanan pangan. Tim memberikan asistensi teknis mengenai standar pencatatan aset lancar, aset tetap, kewajiban, hingga ekuitas yang akurat. Langkah ini krusial agar laporan keuangan BUM Desa tidak hanya akuntabel, namun juga memenuhi standar baku pelaporan keuangan yang transparan bagi pemangku kepentingan.

Selain memberikan asistensi konseptual dan praktis terkait pembukuan laporan keuangan di dalam ruangan, tim PkM PKN STAN juga terjun langsung ke lapangan untuk mendukung program ketahanan pangan lokal di Desa Cisait. Langkah nyata ini diwujudkan melalui peninjauan lahan penanaman yang berlokasi di desa Cisaar yang dimanfaatkan untuk program penanaman komoditas pangan esensial yang memiliki nilai ekonomi tinggi di wilayah tersebut. Yang menarik dan bisa menjadi pembelajaran dari desa lain adalah Lahan yang dimanfaatkan untuk berkebun merupakan lahan milik pihak ketiga, yaitu milik pengembang, yang dengan pendekatan kepala desa bisa dimanfaatkan secara Cuma-Cuma selama belum dilakukan pembangunan perumahan.

Adapun komoditas yang ditanam dan dikembangkan meliputi pohon cabai, ketimun, serta kacang panjang. Penanaman ini memanfaatkan hamparan lahan produktif dengan sistem mulsa plastik yang dikelola langsung oleh BUM Desa bersama kelompok tani lokal. Melalui pemanfaatan sektor agraris ini, diharapkan Desa Cisait dapat mengoptimalkan sumber pendapatan baru, memperkuat ketersediaan pangan mandiri, dan mendorong stabilitas ekonomi masyarakat desa.

Direktur BUM Desa menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran, bimbingan, dan kepedulian dari tim pengabdian masyarakat PKN STAN. Menurutnya, sinergi antara aspek manajerial keuangan yang tertib dan pemanfaatan potensi pertanian lapangan merupakan kunci utama bagi keberlanjutan BUM Desa. Kehadiran akademisi diharapkan mampu meminimalisasi kekeliruan pencatatan pembukuan sekaligus memotivasi pengurus untuk lebih produktif mengelola aset desa.

Melalui pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini, Politeknik Keuangan Negara STAN menegaskan kembali komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sinergi yang terjalin erat antara institusi pendidikan tinggi di bawah Kementerian Keuangan dengan pengurus BUM Desa ini diharapkan mampu menjadi model percontohan (role model) bagi pengembangan desa mandiri yang kuat secara tata kelola keuangan dan tangguh secara ketahanan pangan.