PKN STAN Mengawal Peningkatan Kapasitas Desa Kabupaten Ende Tahun 2024
Dalam rangka meningkatkan kapasitas kepemimpinan Kepala Desa dan pengelolaan keuangan desa, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN berkolaborasi dengan Balai Diklat Keuangan (BDK) Denpasar, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Ende, dan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Ende menyelenggarakan Kegiatan Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Kepala Desa dan Pendampingan Pengelolaan Keuangan Desa se-Kabupaten Ende. Acara ini merupakan kolaborasi Kemenkeu Satu yang melibatkan 3 Eselon I (BPPK, DJPb, dan DJP) untuk bersinergi dalam mengedukasi dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan Kepala Desa dan pengelolaan keuangan desa. Acara ini diselenggarakan mulai dari Selasa s.d Kamis, 11-13 Juni 2024 bertempat di Aula KPPN Ende dan Aula KPP Pratama Ende. Kegiatan ini dimulai pada hari Selasa, 11 Juni 2024, di Aula KPPN Ende. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT, Catur Ariyanto Widodo, dan Pj. Bupati Ende, Agustinus G Ngasu. Selain Kepala Kanwil DJPB Provinsi NTT dan Pj. Bupati Ende, Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat PKN STAN, Kepada BDK Denpasar, Kepala KPPN Ende, dan Kepala KPP Pratama Ende. Kegiatan ini dihadiri oleh ±100 orang yang terdiri dari Kepala Desa dan Pengelola Keuangan Desa di Kabupaten Ende.
Dalam kesempatan tersebut, Catur Ariyanto Widodo menyampaikan bahwa kegiatan ini penting untuk dapat meningkatkan atensi para Kepala Desa dalam memimpin desa mereka, khusunya dalam bidang keuangan desa. Selain itu, bagi para pengelola keuangan desa, kegiatan ini juga krusial dalam meningkatkan wawasan mereka untuk dapat meningkatkan performa keuangan desa. Beliau juga berharap bahwa setelah pelaksanaan kegiatan ini, para aparat desa dan pengelola keuangan desa dapat mengoptimalisasi penggunaan Dana Desa di kabupaten Ende.
Hal yang senada juga disampaikan oleh Pj. Bupati Ende. Agustinus menyampaikan bahwa alokasi dana yang telah diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah sangatlah banyak, namun bukti nyata akselerasi pembangunan masih belum terlihat. Agustinus menyampaikan kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya. Beliau berpesan bahwa untuk seluruh aparat desa dapat tertib dalam melakukan pengelolaan desa dan mengaktualisasi besarnya alokasi dana desa untuk perkembangan Kabupaten Ende.
Setelah kegiatan pembukaan, terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang selanjutnya akan dilaksanakan diantanya Penguatan Kapasitas Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Ende (11 Juni), Pendampingan Pengelolaan Keuangan Desa se-Kabupaten Ende (12 s.d. 13 Juni), Pendampingan Pengelolaan Keuangan Desa se-Kabupaten Ngada (12 Juni), dan Pendampingan Pengelolaan Pajak Daerah di Wilayah Provinsi NTT (12 s.d. 13 Juni). Serangkaian kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen PKN STAN bersama dengan Kemenkeu Satu dalam mendukung perkembangan pengelolaan keuangan daerah di Indonesia. Melalui kegiatan ini, diharapkan pengelolaan keuangan daerah di Indonesia, khususnya Provinsi NTT dapat berkembang dengan lebih baik.