Lompat ke isi utama

PKN STAN dan BPDP Resmi Buka Pelatihan Brevet Pajak dan Pengelolaan Keuangan BLU

Jakarta, 17 Maret 2025 – Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) resmi membuka pelatihan kerja sama untuk meningkatkan kompetensi pegawai dalam bidang perpajakan dan pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).

Pelatihan ini terdiri dari dua program, yaitu Brevet Pajak yang berlangsung dari 17 Maret hingga 16 Juni 2025 dan Pengelolaan Keuangan BLU yang diselenggarakan dari 17 Maret hingga 2 Juni 2025. Kedua pelatihan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh total 35 peserta, dengan 21 peserta pada pelatihan Brevet Pajak serta 14 peserta pada pelatihan Pengelolaan Keuangan BLU.

Acara pembukaan yang berlangsung pada 17 Maret 2025 dipandu oleh MC Sari Oktora. Dalam sambutannya, Wakil Direktur Bidang Akademik PKN STAN, Bapak Agus Bandiyono, menekankan bahwa pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta, tetapi juga membuka ruang diskusi terkait tantangan yang mereka hadapi di unit kerja masing-masing.

“PKN STAN membuka ruang diskusi pada pelatihan ini agar peserta dapat berbagi tantangan di unit kerja masing-masing. Lebih lanjut, kami berkomitmen untuk menyediakan layanan pascapelatihan jika ada permasalahan yang dihadapi selepas pelatihan. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada pelatihan ini, namun dapat berlanjut ke kegiatan lain dalam lingkup Tridarma Perguruan Tinggi, seperti konsultansi, asistensi, dan kajian akademis terkait pengelolaan BLU maupun topik keuangan negara lainnya,” ujar Bapak Agus Bandiyono.

Kepala Divisi Umum dan SDM BPDP, Bapak Adi Sucipto, juga menyoroti pentingnya pengelolaan keuangan bagi BPDP, mengingat karakter unik lembaga tersebut yang mengampu program-program dari berbagai kementerian dan berada di bawah arahan delapan menteri.

“BPDP diamanahi untuk mengelola dana dalam jumlah yang cukup besar, sehingga pengelolaan keuangan harus dilakukan secara prudent dan akuntabel karena dampaknya berskala nasional hingga internasional. Apa yang BPDP lakukan akan mendukung pemerintah dalam mewujudkan Astacita. Ke depan, kami akan merekrut pegawai baru yang memerlukan pembekalan dalam bidang pengelolaan keuangan negara. Semoga pelatihan ini memberikan manfaat bagi peserta secara pribadi dan menunjang kinerja BPDP di masa mendatang,” jelas Bapak Adi Sucipto.

Para peserta pelatihan akan mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk bahan ajar digital dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Dengan terlaksananya kerja sama ini, diharapkan PKN STAN dan BPDP dapat terus bersinergi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keuangan negara, sekaligus memperkuat tata kelola keuangan yang lebih baik di lingkungan BPDP.