Lompat ke isi utama

PKN STAN Temui UMKM Aredo Jaya di Malang Jawa Timur Untuk Melatih Calon Eksportir Minuman Kesehatan

Peran UMKM dalam perekonomian dengan beragam variasi produk yang ditawarkan dari aneka ragam produk khas Indonesia menjadi sangat penting dan perlu mendapat dukungan. Keanekaragaman produk tersebut bisa menarik pembeli dari luar negeri untuk berbisnis langsung dengan UMKM di Indonesia. Untuk bisa menjadi calon eksportir, harus dibantu terutama untuk mengetahui strategi pencarian pasar potensial, diversifikasi produk ekspor berdasarkan kebutuhan pasar internasional dan pengetahuan mengenai perijinan ekspor  termasuk pembukuan dan pelaporan keuangan Perusahaan. 

Aredo Jaya merupakan UMKM di Malang yang bergerak dalam bidang usaha minuman kesehatan yang biasa disebut dengan wedang uwuh yang bagus untuk Kesehatan berupaya untuk go internasional yang juga menjadi binaan Dinas Koperasi dan Perdagangan Kota Malang. 

Untuk itu tim Pengmas PKN STAN terjun langsung menemui pelaku UMKM Aredo Jaya membantu menjalankan usahanya sebagai calon UMKM eksportir di Malang.Kegiatan dilaksanakan secara daring maupun luring mulai tanggal 8 Mei 2023 sampai dengan penyusunan laporan tanggal 11 Nopember 2023.   Tim pengabdian masyarakat dari Politeknik Keuangan Negara STAN yang terdiri dari Mochammad Fachrudin, Akhmad Firdiansyah, Ario Seno Nugroho melakukan analisis mulai dari identifikasi permasalahan mitra sampai dengan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat secara langsung mendatangi loksai mitra pada bulan Juni 2023.

Kegiatan pendampingan dibarengi dengan penyampaian materi, dan penelitian dokumen awal calon eksportir, juga dilakukan pre-test dan post-test untuk menguji penerimaan materi dan pemahaman mitra UMKM. Kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan kebutuhan mitra UMKM dan juga capaian yang diinginkan tim PKN STAN agar sesuai dengan luaran yang telah direncanakan sebelumnya. 

Perusahaan ini masih mengerjakan sendiri pembuatan produknya (home industry) sehingga belum memiliki karyawan dalam jumlah yang banyak. Kondisi sebelum dilakukan pengmas dan setelah dilakukan pengmas terdapat kemajuan Perusahaan antara lain Perusahaan telah menerima sosialisasi materi ekspor dan segala bentuk perijinannya dari tim pengmas PKN STAN. Pada awalnya perusahaan masih belum memiliki ijin pendaftaran berusaha sampai akhirnya dibimbing hingga memiliki ijin tersebut sebagaimana foto terlampir: