Lompat ke isi utama

PROGRAM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PKN STAN: MENDUKUNG UMKM NAIK KELAS MELALUI PROGRAM PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN LAPORAN KEUANGAN

Potensi besar peran UMKM dalam pertumbuhan kegiatan perekonomian mendorong Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjadikan UMKM sebagai usaha primadona tidak hanya di Kota Tangerang Selatan, melainkan juga di Indonesia (Simanjorang, 2022). Visi Pemerintah Kota Tangerang Selatan tersebut harus didukung dengan berbagai upaya perkuatan kapabilitas para pelaku UMKM. Salah satu permasalahan yang umum dialami oleh para pelaku UMKM adalah keterbatasan pelaku UMKM dalam membuat laporan keuangan dari unit usaha yang dikelolanya. Sebagian besar dari jumlah UMKM tersebut belum memiliki laporan keuangan yang menggambarkan laporan kinerja keuangan dan kekayaan UMKM. Dalam hal ini, banyak UMKM di Kota Tangerang Selatan yang belum melakukan pencatatan transaksi keuangan. Laporan keuangan memiliki posisi penting untuk mendukung para pelaku UMKM dalam pengembangan bisnis termasuk upaya untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan.

Pembiayaan seringkali dibutuhkan para pelaku UMKM, baik untuk mengembangkan bisnis maupun menjaga keberlangsungan usaha. Dalam menyalurkan pembiayaan, lembaga keuangan maupun kreditur lainnya seringkali meminta laporan keuangan sebagai prasyarat sekaligus untuk menganalisis kinerja keuangan unit usaha yang mengajukan pembiayaan. Laporan keuangan juga sangat berguna bagi pengelola usaha dalam melihat kinerja keuangan usahanya. Namun demikian, terbatasnya pengetahuan pelaku UMKM mengenai akuntansi membuat kegiatan pembukuan untuk menyusun laporan keuangan tidak berjalan dengan baik. Untuk itu, diperlukan terobosan kegiatan yang mendorong UMKM untuk dapat melakukan pembukuan dengan mudah tanpa harus belajar akuntansi secara menyeluruh. Para pelaku UMKM perlu diperkenalkan dengan metode pembukuan yang tidak rumit sehingga diharapkan dapat meningkatkan motivasi UMKM dalam menyelenggarakan pembukuan yang berkelanjutan.

Program pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan surat permintaan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Pemerintah Kota Tangerang Selatan kepada PKN STAN tanggal 13 Februari 2023. Menindaklanjuti surat tersebut, PKN STAN menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat yang akan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pelatihan aplikasi laporan keuangan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan. Kegiatan ini dilaksanakan di kampus Politeknik Keuangan Negara STAN pada tanggal 14 Maret 2023. Pelatihan dilaksanakan secara serentak di Gedung G dan dilanjutkan dengan pelatihan intensif yang selenggarakan di kelas-kelas Gedung J Kampus STAN.

Nara sumber dalam pelatihan serentak di Gedung G berasal dari Bank Indonesia sebagai pengembang aplikasi akuntansi Si APIK. Sementara pelatihan intensif di ruang kelas Gedung J, dilaksanakan dengan narasumber oleh tim dosen PKN STAN. Dalam pelatihan intensif ini, tim pengabdian masyarakat mengenalkan dasar-dasar akuntansi, pencatatan transaksi keuangan unit usaha, pengenalan aplikasi pencatatan keuangan SI APIK dan perlunya penyusunan laporan keuangan bagi UMKM. Dalam kegiatan ini, tim pengabdian masyarakat melaksanakan pelatihan kepada 9 UMKM yang direkomendasikan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan.

Sebagai bentuk kesinambungan program, tim pengabdian masyarakat melaksanakan pendampingan secara berkelanjutan selama bulan Maret s.d. Juni 2023. Dalam pendampingan ini, terdapat dua UMKM yang didampingi secara intensif yaitu Cilok Djoedes dan Idea Mulya. Cilok Djoedes merupakan usaha kuliner dengan varian cilok mozzarella, cilok original, cilok unyil, cilok tahu, cilok jamur, dan pentol ayam. Cilok Djoedes memiliki visi “Menjadi superbrand Indonesian Meatball yang Go International”. Meski telah beberapa kali berhasil menjuarai kompetisi, Cilok Djoedes belum membuat laporan Keuangan sendiri. Hal ini juga terjadi pada UMKM Idea Mulya. Meski belum sering berkompetisi, Idea Mulya sering kebingungan untuk menghitung persediaan yang dimiliki. Idea Mulya merupakan UMKM fashion yang menghasilkan berbagai varian produk mukena. Owner Cilok Djedes dan Idea Mulya sangat menyadari pentingnya membuat laporan Keuangan. Namun keterbatasan pengetahuan dan SDM menghambat para owner untuk menyusun laporan Keuangan.

Kegiatan pendampingan kepada dua UMKM binaan, dilakukan baik secara daring maupun luring. Pendampingan daring dilakukan melalui aplikasi whatsapp maupun email. Sementara pendampingan luring dilaksanakan melalui asistensi langsung di lokasi yang telah ditentukan. Seiring pendampingan, UMKM binaan berhasil melakukan pencatatan dan penyusunan laporan Keuangan. Keberhasilan ini diharapkan dapat mendorong UMKM untuk memahami kondisi Keuangan unit usahanya sehingga dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik. Selain itu, apabila unit usaha membutuhkan pembiayaan untuk perluasan usaha, laporan Keuangan yang umum menjadi persyaratan pinjaman telah dimiliki. Pemahaman kondisi Keuangan unit usaha melalui literasi Keuangan UMKM sangat penting dalam pengembangan bisnis. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan literasi Keuangan UMKM dan mendorong UMKM naik kelas.