Lompat ke isi utama

Pendampingan UMKM PT Kertosari Gemilang melalui Pengabdian kepada Masyarakat Kolaboratif PKN STAN dan Bea Cukai

UMKM adalah basis kekuatan ekonomi Indonesia. Perekonomian sektor riil yang bergerak dari UMKM memiliki kontribusi mencapai 61% dari Produk Domestik Bruto Indonesia. UMKM yang telah memiliki identitas produk yang jelas, kualitas yang teruji, dapat diarahkan untuk membuka pasar yang lebih luas, yaitu dengan ekspor. Politeknik Keuangan Negara STAN berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) telah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Kolaborasi untuk meningkatkan pemahaman terkait ekspor, perpajakan dan penyusunan laporan keuangan.

Mitra utama dalam kegiatan PkM ini adalah PT Kertosari Gemilang, dengan nama pemilik perusahaan adalah Budi Mulyono, sedangkan Tim PkM PKN STAN terdiri atas Himawan Yusuf selaku Ketua Tim yang akan membimbing tentang ekspor, Indra Asmadewa yang akan membimbing tentang laporan keuangan, dan I Gede Komang Chahya Bayu Anta Kusuma yang akan membimbing tentang pelaporan perpajakan. Produk yang dihasilkan oleh PT Kertosari Gumilang adalah makanan segar seperti buah-buahan dan bahan mie. Mitra lain yang juga bergabung dalam pendampingan ini adalah para eksportir produk rumah tangga seperti produsen produk pisang, keripik dan dekorasi rumah. Mitra utama PT Kertosari Gemilang mengikuti pelatihan dan pendampingan secara luring dan daring, sedangkan para mitra lain mengikuti pelatihan secara daring. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 April s.d 31 Juli 2026.

Kegiatan PkM diawali dengan pelatihan luring yang berlokasi di kantor PT Kertosari Gemilang di Blok M Square, Jakarta. Materi pelatihan meliputi pengantar ekspor, riset pasar ekspor, dan penyiapan produk espor serta penyusunan laporan keuangan dan pelaporan perpajakan.

Pelatihan selanjutnya dilaksanakan secara daring, mitra PkM belajar dan praktik menyiapkan produk ekspor, menulis llaporan keuangan dan melaporkan pajak pada SPT 2026. Rangkaian PkM diakhiri dengan kegiatan kolaborasi Tim PkM PKN STAN dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) berupa webinar daring bertemakan tips dan trik ekspor untuk UMKM dengan narasumber praktisi dari DJBC Sdr. Teguh Suwito. Pada webinar tersebut, para mitra PkM mendapatkan banyak pengetahuan praktis mengenai persyaratan ekspor berupa izin Phytosanitary Certificate (PC), mekanisme pengurusan PC di Badan Karantina Indonesia, serta teknis pengiriman barang ekspor.

Rangkaian PkM Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman para Mitra UMKM dalam mempersiapkan produk ekspor, mulai dari penyiapan komoditas, hingga pemenuhan persyaratan dan perizinan. Selain itu, program ini juga memberikan pendalaman teknis terkait penyusunan laporan keuangan dan pelaporan perpajakan yang sangat diiperlukan oleh para Mitra UMKM. Meskipun periode pelaksanaan PkM hanya berlangsung selama tiga setengah bulan, Tim PkM dari PKN STAN tetap berkomitmen untuk memberikan pendampingan berkelanjutan. Dengan dukungan yang berkesinambungan, diharapkan kehadiran PKN STAN dapat mewakili kehadiran negara yang mendampingi para UMKM digaris depan.