Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan PKBM Mandiri An Nuur
Tim dosen dari Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) yang terdiri dari Erny Arianty, Rizqi Haniyah, dan Masruri Muchtar, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (pengmas) dengan tema akuntansi, yang kali ini berupa peningkatan kualitas pelaporan keuangan di sebuah yayasan pendidikan yaitu PKBM Mandiri An Nuur. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PKN STAN untuk terus berkontribusi dalam memperkuat tata kelola lembaga pendidikan, khususnya dari sisi akuntabilitas dan transparansi laporan keuangan.
Kegiatan dimulai dengan evaluasi kondisi pelaporan keuangan Yayasan yang dilaksanakan pada bulan Juni 2025 dan dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan selama kurang lebih 3 bulan. Tim dosen dan pengurus yayasan mendiskusikan kondisi eksisting, serta mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi yayasan dalam menyusun laporan keuangan. Pada tahap ini, pembahasan tidak hanya menyentuh teknis pencatatan, tetapi juga menyinggung SOP pengelolaan pendidikan yang selama ini dijalankan yayasan agar lebih selaras dengan praktik tata kelola yang baik.
Selanjutnya dilakukan penggalian informasi lebih mendalam mengenai berbagai pengelolaan keuangan berupa pendapatan dan berbagai pengeluaran yayasan. Tidak hanya dengan pengurus, diskusi juga melibatkan staf akuntansi yang menangani pencatatan hingga penyusunan laporan keuangan yayasan. Hal ini penting agar gambaran yang diperoleh lebih menyeluruh dan dapat menjadi dasar bagi rekomendasi perbaikan ke depan.
Dalam rangkaian kegiatan pengmas ini, tim dosen memberikan edukasi terkait standar pelaporan keuangan yayasan, khususnya mengenai ISAK 35 tentang Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi Nonlaba. Dengan memahami standar ini, yayasan diharapkan mampu menyusun laporan keuangan yang sesuai ketentuan, lebih mudah dipahami, dan bisa menjadi alat pertanggungjawaban yang baik kepada seluruh pemangku kepentingan.
Selanjutnya, tim dosen turut melakukan pendampingan teknis terhadap aspek-aspek yang dinilai masih bisa ditingkatkan. Beberapa fokus yang ditekankan yaitu pengelolaan piutang, pencatatan aset tetap, penyajian pengelolaan penerimaan dan pengeluaran dengan pembatasan dan tanpa pembatasan di laporan laba rugi, juga mengenai penyusunan catatan atas laporan keuangan yang lebih lengkap dan informatif. Dengan demikian, laporan keuangan akan tetap mudah dipahami meski terjadi pergantian staf atau pengurus di kemudian hari.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi awal dari peningkatan kualitas laporan keuangan yayasan pendidikan. Dengan laporan keuangan yang lebih akuntabel, transparan, dan sesuai standar, yayasan akan lebih siap menghadapi tantangan ke depan, baik dalam pengelolaan internal maupun dalam menjalin kepercayaan dengan pihak eksternal.