Lompat ke isi utama

PKN STAN LAKSANAKAN PENGMAS TERPADU PENGEMBANGAN DESA DI DESA LAMBANGSARI KECAMATAN TAMBUN KABUPATEN BEKASI

Pengmas Terpadu PKN STAN di laksanakan di Desa Lambangsai Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Tim Pengmas PKN STAN di pimpin Ivan Yulianto merapat ke Desa Lambangsari untuk melakukan kordinasi awal pendampingan pengembangan potensi desa di desa Lambangsari. Pengmas ini dikatakan terpadu karena dalam pelaksanaanya satu lokasi dilakukan pengmas oleh beberapa kelompok pengmas dengan tema yang berbeda-beda sesuai kebutuhan dari mitra.

Tim Pengmas 1 akan melakukan pendampingan terkait dengan SDGs Desa  yang dilakukan oleh Unit Kajian SDGs Desa Center PKN STAN. Pada tahap awal pendampingan dilakukan untuk pendampingan penyusunan Peta Jalan SDGs Desa. Tim ke 2, akan melakukan pendampingan terkait dengan penggalian potensi desa. Penggalian potensi desa ini dilatarbelakangi bahwa desa Lambangsari memiliki beberapa potensi desa yang masih belum di kembangkan secara optimal. Potensi tersebut diantaranya potensi wisata danau/situ Cibereum. Potensi selanjutnya tentang pengelolaan air bersih dari sumur pompa yang dimiliki oleh desa, serta optimalisasi beberapa aset desa.

Tim 3 akan melakukan pendampingan terkait dengan permasalahan pengembangan BUM Desa, Tim ini akan digawangi oleh Taufik Raharjo. Permasalahan selama ini bahwa BUM Desa yang ada belum bisa berjalan dengan optimal, sehingga perlu pembenahan manajemen untuk keberlangsungan BUM Desa. Kelompok 4 terkait dengan pendampingan penyusunan Laporan Keuangan BUM Desa. Selama ini BUM Desa belum melakukan penyusunana atau penatausahaan laporan keuanganya dengan baik. Pembukuan masih di lakukan secara manual dan sporadis. Tim Akuntansi ini dipimpin oleh Nurhamid.

Terkait dengan perpajakan Desa dan BUM Desa, tim 5 yang diberikan amanah. Tim ini berasal dari Taxcenter PKN STAN, dengan di pimpin oleh Spriyadi. Pihak desa selama ini telah melakukan pembayaran pajak namun dengan perubahan aplikas coretax maka pihak desa berharap ada pembelajarn dari PKN STAN. Selain itu terkait perpajakan untuk BUM Desa selama inibelum berjalan dengan baik, maka perlu diberika pendampingan. Tim 6 terkait dengan optimalisasi aset desa yang selama ini telah ada. Potensi tersebut yaitu penyewaan aula desa, penyewaan ruko dan beberapa aset desa yang lainnya. Terkait prosedur sewa dan peniaian tarif sewa masih dibutuhkan agar pengenaan tarif sewa sesuai kaidah nilai yang wajar.

Kades Lambangsari yang energik  Pipit Heryanti, sangat berharap dan bertetimakasih sekali dengan kehadiran para dosen PKN STAN yang berkenan melakukan pendampingan pengembangan desa di desa Lambangsari. Beliau berharap agar program ini bisa berkelanjutan hingga benar-benar desa Lambangsari semakin hebat. Pada bagian penutup rombongan pengmas PKN STAN menyampaikan bahwa program pengmas ini akan dilakukan secara intensif untuk beberapa bulan kedepan dan tidak menutup kemungkinan untuk berkelanjutan hingga tahun-tahun mendatang. PKN STAN untuk Indonesia.