PKN STAN Dorong Kepatuhan Pajak Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat di KPP Pratama Pondok Aren
Dalam rangka pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, dosen dan mahasiswa PKN STAN turut berperan aktif mendampingi wajib pajak di KPP Pratama Pondok Aren dalam memenuhi kewajiban perpajakannya melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Program ini berlangsung selama enam bulan, mulai Februari hingga Agustus 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Relawan Pajak 2025 sebagai hasil kolaborasi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dengan Tax Center PKN STAN. Fokus kegiatan berupa pendampingan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi, edukasi perpajakan bagi wajib pajak terpilih, serta sosialisasi penggunaan sistem administrasi perpajakan terbaru berbasis Coretax.
Kegiatan ini dirancang untuk membantu masyarakat melaporkan pajak dengan benar dan sebagai sarana edukasi jangka panjang. Hasil kegiatan pendampingan ditemukan fakta banyak wajib pajak yang masih menghadapi kendala teknis, mulai dari lupa password efiling, kesulitan aktivasi EFIN, hingga belum memahami perubahan aturan pemotongan PPh 21 bagi pekerja bebas. Pendampingan yang dilakukan secara langsung di KPP Pratama Pondok Aren mendapat respon yang baik dari para Wajib Pajak yang didampingi. Jumlah wajib pajak yang datang meningkat tajam menjelang batas akhir pelaporan SPT sehingga pihak KPP bahkan harus memperluas ruang layanan hingga ke lorong gedung dan membuka pelayanan akhir pekan. Kegiatan PkM ini terbukti membantu meringankan beban petugas pajak, sekaligus mempercepat proses pelayanan. Melalui pendampingan ini, tim PkM berharap masyarakat semakin percaya diri dan mandiri dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Selain asistensi tatap muka, tim dosen dan mahasiswa juga melaksanakan sosialisasi terkait Coretax serta menyusun konten materi edukasi. Pengenalan aplikasi Coretax dilakukan terhadap pegawai Poliklinik PKN STAN. Materi yang disampaikan juga mencakup sosialisasi perubahan aturan pemotongan PPh bagi Pekerja Bebas yang salah satunya adalah profesi dokter. Hal ini merupakan tindak lanjut atas hasil asistensi pengisian SPT Tahunan yang dilakukan sebelumnya. Selain materi sosialisasi, tim PkM juga membuat konten berupa infografis terkait perubahan aturan pemotongan PPh dan video pendek tentang Flush Tax. Konten tersebut kemudian dipublikasikan melalui website dan Instagram Tax Center PKN STAN sehingga dapat menjangkau kalangan masyarakat secara lebih luas.
Dari hasil evaluasi, kegiatan ini memberikan dampak nyata baik bagi berbagai pihak yang terlibat. Wajib pajak merasa terbantu dalam memahami hak dan kewajibannya terkait dengan perpajakan. Bagi mitra kegiatan PkM yakni KPP Pratama Pondok Aren, keberadaan Relawan Pajak membantu mengurangi beban kerja dan meningkatkan pelayanan selama masa puncak pengisian SPT Tahunan. Bagi tim PkM, dosen dan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman langsung menerapkan ilmu perpajakan serta mengetahui berbagai fakta permasalahan yang terjadi di lapangan. Secara umum, kegiatan PkM ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk mengatasi keterbatasan SDM di kantor pajak, sekaligus investasi jangka panjang dalam membangun budaya kepatuhan pajak di Indonesia.
- Log in to post comments