Lompat ke isi utama

PKN STAN Laksanakan Pengabdian Masyarakat Internasional Dukung Optimalisasi Aset Daerah Jawa Barat

Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan tata kelola aset publik melalui pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional bertajuk “Pendampingan Analisis Pasar dalam Rangka Penilaian untuk Tujuan Pemanfaatan Aset Daerah Provinsi Jawa Barat”. Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan September hingga Desember 2025.

Jenis pengabdian yang dilakukan berupa pelatihan teknis, workshop, dan pendampingan intensif di bidang analisis pasar properti, analisis Highest and Best Use (HBU). Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian berbasis keilmuan (knowledge-based community service) yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan aset publik yang bernilai strategis.

Mitra utama dalam kegiatan ini adalah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Barat, dengan mitra kolaborasi internasional Institut Penilaian Negara (INSPEN) dan National Property Information Centre dari Malaysia. Kehadiran narasumber internasional dari Malaysia memberikan perspektif global dan praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan data pasar properti dan penerapan analisis HBU berbasis transaksi riil.

Objek pengabdian masyarakat difokuskan pada aset tanah milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat seluas 2.182 m² yang berlokasi di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung. Aset tersebut merupakan aset idle yang memerlukan kajian mendalam untuk menentukan alternatif pemanfaatan yang legal, layak secara fisik, dan memberikan nilai ekonomi optimal bagi daerah.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:

  1. Identifikasi dan diagnosis awal, meliputi pemetaan kondisi fisik, regulasi, dan kondisi pasar aset melalui survei lapangan;
  2. Pelatihan dan workshop internasional, dengan materi analisis pasar properti, metodologi HBU, serta benchmarking pengelolaan data properti dari Malaysia;
  3. Pendampingan analisis kolaboratif, di mana peserta secara langsung didampingi dalam menyusun analisis pasar dan simulasi kemungkinan pemanfaatan aset berbasis skema seperti sewa Barang Milik Daerah (BMD).

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kapasitas aparatur BPKAD dan OPD terkait dalam melakukan analisis pasar dan HBU. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi pemanfaatan aset yang adaptif terhadap keterbatasan regulasi kawasan bandara, yaitu melalui skema pemanfaatan sementara (interim use) dengan opsi seperti sewa lahan pertanian atau perikanan skala menengah berbasis perhitungan kelayakan finansial. Rencana rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan strategis sekaligus model replikasi untuk optimalisasi aset idle lainnya di Provinsi Jawa Barat.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional ini, PKN STAN tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kompetensi mitra, tetapi juga memperkuat peran institusi sebagai center of excellence di bidang pengelolaan keuangan dan aset publik, baik di tingkat nasional maupun internasional.