Lompat ke isi utama

PKN STAN Dampingi SPPG Pondok Ranji Perkuat Akuntabilitas Keuangan Program Makan Bergizi Gratis

Tangerang Selatan, Juli 2026 – Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pendampingan penyusunan laporan keuangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Ranji I dan SPPG Pondok Ranji II, Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi PKN STAN dalam mendukung tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tertib, transparan, dan akuntabel.

Kegiatan pendampingan dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Manajemen Aset Publik Program Sarjana Terapan yang terdiri atas Eko Nur Surachman, Intan Puspitarini, dan Lestari Kurniawati. Tim mengunjungi kedua SPPG untuk berdiskusi langsung dengan pengelola serta menelaah praktik pencatatan dan pelaporan keuangan yang telah berjalan.

Program MBG tidak hanya menuntut ketepatan dalam penyediaan dan distribusi makanan bergizi, tetapi juga pengelolaan dana bantuan pemerintah yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, pengelola SPPG perlu memastikan transaksi harian, penggunaan rekening dan kas tunai, pengarsipan bukti transaksi, rekonsiliasi saldo, serta penyusunan laporan dilakukan sesuai dengan ketentuan Badan Gizi Nasional (BGN). Kualitas laporan penggunaan dana juga mendukung kelancaran mekanisme pengisian kembali dana operasional.

Dalam pendampingan, tim PKN STAN memberikan penguatan mengenai pencatatan transaksi dan penyusunan dokumen pertanggungjawaban, termasuk Buku Kas Umum, buku pembantu bank, buku pembantu kas tunai atau petty cash, serta laporan penggunaan dana secara berkala. Tim juga mengenalkan dan mendampingi penggunaan perangkat pelaporan berbasis spreadsheet untuk membantu pengelola menyusun laporan secara lebih sistematis.

Pendekatan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui penjelasan, penelaahan dokumen, simulasi, dan diskusi atas kendala yang dihadapi masing-masing SPPG. Dengan pendekatan tersebut, materi pendampingan dapat disesuaikan dengan kondisi pencatatan dan kebutuhan operasional mitra.

Hasil pendampingan menunjukkan bahwa SPPG Pondok Ranji I telah menyusun laporan keuangan secara mandiri dan laporan tersebut telah sesuai dengan ketentuan BGN. Sementara itu, SPPG Pondok Ranji II sedang dalam proses menerapkan format laporan keuangan yang disusun bersama tim PKN STAN.

Dalam diskusi lanjutan, SPPG Pondok Ranji II juga menyampaikan kebutuhan asistensi penyusunan standar operasional prosedur (SOP) mengenai mekanisme transfer pembayaran kepada pemasok. SOP tersebut diperlukan untuk memperjelas alur kerja dan pembagian peran antara bagian keuangan SPPG dan yayasan pemilik SPPG.

Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelola SPPG dalam menghasilkan laporan yang lengkap, andal, dan tepat waktu. Administrasi keuangan yang tertib akan membantu menjaga keberlanjutan operasional pelayanan gizi sekaligus meningkatkan kesiapan SPPG dalam proses evaluasi dan pemeriksaan.

Bagi PKN STAN, kegiatan ini menjadi ruang penerapan keilmuan di bidang manajemen keuangan, akuntansi, dan pengelolaan aset untuk menjawab kebutuhan nyata mitra. Interaksi dengan pengelola SPPG juga memberikan masukan kontekstual yang dapat memperkaya pembelajaran dan pengembangan kajian di kampus.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, PKN STAN menegaskan komitmennya untuk mendukung program strategis nasional melalui penguatan akuntabilitas pengelolaan keuangan pada tingkat pelaksana. Pendampingan dan komunikasi lanjutan dengan mitra diharapkan dapat membantu SPPG Pondok Ranji I dan II membangun tata kelola keuangan yang semakin konsisten dan berkelanjutan.