Lompat ke isi utama

PKN STAN Lakukan Pelatihan dan Pendampingan Kepabeanan UKM Siap Ekspor serta Laporan Keuangan PT Dian di Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat

Dalam upaya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, PKN STAN melalui program Pengabdian kepada Masyarakat telah melaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk meningkatkan kemampuan ekspor dan pembukuan serta laporan keuangan. Kegiatan ini berlangsung sejak Agustus hingga November 2024, dengan melibatkan tim yang berpengalaman dalam bidang perdagangan internasional, kepabeanan dan akuntansi serta laporan keuangan. Tim terdiri dari Bapak Aditya Subur Purwana, Bapak Muhammad Anshar Syamsuddin dan Bapak Muh Nurkhamid. Salah satu UKM yang menjadi peserta dalam kegiatan ini adalah PT Dian Nugraha Sejahtera yang berlokasi di Kabupaten Garut Provinsi Jawa barat. UMKM ini dipimpin oleh Ibu Dian. Pada kegiatan pendampingan ini, Ibu Dian bergabung dengan beberapa UKM lainnya yaitu PT Amphora Bumi Natura dengan produk Minyak Atsiri dan CV Empat Milenial Anugrah Sejahtera.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membekali UKM dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk memasuki pasar internasional. Mengingat tantangan yang dihadapi UKM dalam menembus pasar ekspor, kegiatan ini dirancang secara komprehensif agar para pelaku usaha dapat memahami setiap tahapan dan prosedur yang harus dilalui, yaitu dimulai dari prosedur ekspor, penyiapan produk ekspor, riset pasar, regulasi perdagangan internasional, promosi dan pemasaran, incoterm dan penetapan harga ekspor serta akuntansi dan laporan keuangan.

  1. Prosedur Ekspor: Peserta dilatih mengenai langkah-langkah administratif yang diperlukan dalam proses ekspor, mulai dari dokumen yang harus dipersiapkan hingga berbagai metode proses pengiriman barang ke luar negeri.
  2. Riset Pasar Ekspor: Salah satu kunci sukses dalam ekspor adalah pemahaman yang baik terhadap negara tujuan ekspor (NTE). Oleh karena itu, materi ini memberikan panduan tentang cara melakukan riset pasar untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan di negara tujuan ekspor.
  3. Regulasi Perdagangan: Mengingat perbedaan regulasi di berbagai negara, peserta dilatih untuk memahami peraturan perdagangan internasional yang harus dipatuhi, termasuk aturan kepabeanan, Kerjasama perdagangan, sertifikasi produk, dan perizinan lainnya.
  4. Pemasaran Ekspor: Materi ini fokus pada strategi pemasaran yang efektif untuk menarik pembeli di pasar internasional, termasuk penggunaan platform digital untuk promosi produk. 
  5. Penghitungan Harga Pokok Penjualan Produk Ekspor: Materi ini fokus pada simulasi penghitungan harga pokok penjualan atas produk ekspor yang disesuaikan dengan mekanisme Incoterm yang digunakan.
  6. Penyusunan Laporan Keuangan UMKM: Materi ini fokus pada pengenalan akuntansi dasar serta simulasi penyusunan laporan keuangan bagi UMKM.

Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan dan pendampingan dilakukan secara hybrid yaitu daring (menggunakan aplikasi zoom atau WhatsApp Group) dan luring (tatap muka langsung). Langkah ini diambil untuk memberikan fleksibilitas bagi para mitra yang berada di Kabupaten Garut dan sekaligus memanfaatkan teknologi digital yang semakin berkembang serta agar penampingan dan pelatihan lebih aplikatif maka diadakan secara luring. Kegiatan ini berlangsung selama tiga bulan lebih, di mana para peserta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber dan mendapatkan pendampingan dalam menerapkan materi yang telah diajarkan.

Setelah mengikuti rangkaian pelatihan ini, PT Dian Nugraha Sejahtera, PT Amphora Bumi Natura dan CV Empat Milenial Anugrah Sejahtera telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Mereka kini memahami dengan baik prosedur ekspor, tatalaksana kepabeanan dan perjanjian internasional serta akuntansi dan laporan keuangan. Ini merupakan pencapaian yang menunjukkan bahwa program pelatihan ini berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu mempersiapkan UKM untuk bersaing di pasar global. Dengan begitu, diharapkan mereka dapat membuka peluang baru dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di kancah internasional.

Program pelatihan ini adalah salah satu bentuk nyata komitmen PKN STAN dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, PKN STAN tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.

Keberhasilan program ini juga membuka peluang untuk melanjutkan kegiatan serupa dengan UKM lainnya, dengan harapan semakin banyak pelaku usaha kecil dan menengah yang dapat menjajaki pasar ekspor. PKN STAN akan terus berinovasi dan berkontribusi dalam memajukan perekonomian Indonesia melalui berbagai program pengabdian yang relevan dan berdampak nyata bagi masyarakat. PKN STAN berharap dapat terus menjadi motor penggerak perubahan positif bagi para pelaku UKM dan masyarakat luas.