SDGs DESA CENTER PKN STAN DAMPINGI DESA GUNUNGKENCANA MENYUSUN PETA JALAN SDGs DESA 2024-2030
Desa Gunungkencana Kecamatan Gunungkencana Kabupaten Lebak Provinsi Banten menjadi mitra Tim Pengmas dari Unit Kajian SDGs Desa Center PKN STAN. Pengmas yang dilaksanakan terkait pendampingan Penyusunan Peta Jalan SDGs Desa. Desa Gunungkencana merupakan salah satu Desa yang telah mencapai inputing SDGs Desa 100 % di Kabupaten Lebak Provinsi Banten. Kegiatan Pengmas ini dilandasi oleh kondisi bahwa di Desa Gunungkencana, belum memiliki dokumen Peta Jalan SDGs Desa. Padahal menurut Peraturan Menteri Desa Nomor 21 Tahun 2020, bahwa setiap desa memyusun Peta Jalan SDGs Desa. Maka Desa Gunungkencana perlu didampingi untuk menyusun Peta Jalan SDGs Desa.
Kolaborasi antara PKN STAN dan Desa Gunungkencana ini baru pertama kali dilakukan. Tim pengabdian kepada masyarakat PKN STAN yang berasal dari Unit Kajian SDGs Desa Center PKN STAN (Tanda Setiya, m Syahrul Fuady, M. Fachrudin), secara khusus melakukan pendampingan terkait penyusunan Peta Jalan SDGs Desa untuk Desa Gunungkencana. Pendampingan ini juga melibatkan mahasiswa PKN STAN yaitu 4 mahasiswa pada Prodi Manajemen Aset AP Tahun 2023/2024.
Peta Jalan SDGs Desa yang disusun oleh Desa Gunungkencana ini rencananya akan dituangkan dalam Peraturan Desa Gunungkencana Tentang Peta Jalan SDGs Desa Desa Gunungkencana Tahun 2025-2030, dengan harapan agar benar-benar menjadi peta bagi pembangunan di desa Gunungkencana. Tanda Setiya selaku ketua SDGs Desa Center PKN STAN, dalam paparanya mengatakan bahwa memang tidak ada kewajiban untuk menuangkan Peta Jalan SDGs Desa dalam bentuk Perdes, namun mengingat peta jalan itu disusun mulai tahun 2024 sd 2030 di Desa Gunungkencana ini, maka kalau dituangkan dalam bentuk Perdes akam memiliki ligitimasi yang kuwat, sehingga siapapun kepala desa yang memimpin Desa Gunungkencana nantinya dalam melaksanaan pembangunan di Desa Gunungkencana tetap memedomi peta jalan ini. Selain itu Tim dari SDGs Desa Center ini menegaskan, bahwa Desa Gunungkencana diharapkan kedepan bisa menjadi contoh bagi desa lain bagaimana menyusun Peta Jalan SDGs Desa yang benar dan yang lebih penting lagi adalah mampu menyusun peta jalan SDGs Desa yang nantinya bisa diimplementasikan dalam pembangunan di desa yang selarang dengan pencapaian SDGs Desa.
Sementara itu Kaur Keuangan Desa Gunungkencana, yang menyatakan bahwa, awalnya kami tidak tahu apa itu peta jalan, kalau SDGs Desa dikit-dikit tahulah. Nah setelah dijelaskan dan manfaat peta jalan ini penting, maka kami dari dari pemerintah desa sangat setuju kalau desa memang menyusun peta jalan SDGs Desa ini. ”Peta Jalan ini sangat lengkap ya, ada 17 tujuan yang harus dicapai harapanya bisa tercapai 100 % di tahun 2030, syukur-syukur bisa lebih cepat. Intinya peta jalan ini sangat penting banget”, imbuhnya.
Secara umum struktur Peta Jalan SDGs Desa Desa Gunungkencana 2025-2030 ini, mengakomodir apa yang telah di gariskan menurut Peraturan Menteri Desa Nomor 21 Tahun 2020. Kondisi Objektif capaian SDGs Desa, Permasalahan dan solusi pemecahan, Potensi dan Sumber Daya, hingga Rancangan Program dan Kegiatan. Selanjutnya dirinci berdasarkan tahun pencapaian mulai 2024 sampai dengan 2030. Dengan lahirnya Perdes ini kedepan benar-benar bisa menjadi acuan bagi penyusunan perencanaan pembangunan di Desa Gunungkencana, hingga ke penganggaran yang selaras untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Desa (SDGs Desa).
Selain melaksanakan Pengmas di Gununkencana, Tim Pengmas dari PKN STAN ini juga melakukan koordinasi dan diskusi dengan Dinas PMPD Kabpaten Lebak yang membicarakan tengan SDGs Desa serta kerjasama yang lainnya di Kabupaten Lebak. Octavianto Arief Ahmad, selaku Kepala Dinas PMPD Kabupaten Lebak mengucapkan terimakasih atas kerjasma dengan PKN STAN selama ini khusunya untuk Desa. ”Mohon kiranya di tahun 2025 dan seterusnya kegiatan PKM, KKM dan peneitian tentang desa di Lebak terus dilaksanakan oleh PKN STAN. Kami sangat membutuhkan dan terbantu sekali dengan semua ini”, harap Kadis yang masih muda ini. Semoga kedepan kehadiran PKN STAN khususnya melaluik kegiatan SDGs Desa Center benar-benar bisa memberikan manfaat kepada Desa-desa di Kabupaten Lebak.