Lompat ke isi utama

PKN STAN Dampingi BUMDesma UPK Mancak LKD dalam Inventarisasi Aset

Tangerang Selatan, 15 April 2026 — Politeknik Keuangan Negara STAN terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas kelembagaan masyarakat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Pada 13–14 April 2026, tim dosen PKN STAN melaksanakan pendampingan inventarisasi aset pada BUMDesma UPK Mancak LKD yang berlokasi di Desa Labuan, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Banten.

Kegiatan ini mengangkat tema pendampingan inventarisasi aset sebagai bagian dari upaya mendorong tertib administrasi sebagi bagian penguatan tata kelola kelembagaan BUMDesma. Peserta kegiatan terdiri atas Direktur BUMDesma, Tenaga Ahli Desa Kab. Serang, Pendamping Desa Labuan, Manajer Tata Usaha, Petugas Verifikasi dan Pendanaan, serta pengurus BUMDesma lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan mengenai pentingnya pengelolaan dan penatausahaan aset, khususnya inventarisasi aset, beserta teknis pelaksanaannya. Melalui sesi ini, peserta memperoleh pemahaman bahwa inventarisasi aset bukan sekadar kegiatan pencatatan, melainkan fondasi penting dalam mewujudkan pengelolaan aset yang tertib, akuntabel, dan terdokumentasi dengan baik.

Setelah sesi penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan tahap persiapan inventarisasi. Pada tahap ini, tim bersama peserta melakukan pengumpulan data sumber, menyiapkan label aset, menyiapkan data awal, serta menyiapkan Kertas Kerja Inventarisasi (KKI). Persiapan tersebut menjadi langkah awal yang penting agar proses inventarisasi berjalan secara sistematis dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Pada tahap pelaksanaan dilakukan pendataan dan identifikasi. Peserta melakukan pendataan aset secara langsung di lapangan atas aset milik BUMDesma UPK Mancak LKD. Kegiatan ini meliputi pemeriksaan kondisi aset berdasarkan kategori baik, rusak ringan, dan rusak berat, penghitungan jumlah aset, penempelan label aset, serta pencatatan hasil inventarisasi ke dalam Kertas Kerja Inventarisasi (KKI). Pendampingan ini memberikan pengalaman praktik yang bermanfaat bagi peserta dalam memahami proses inventarisasi secara lebih komprehensif. Pada tahap identifikasi, peserta mengelompokkan dan memberikan kode aset, meneliti kelengkapan dan keberadaan aset, memisahkan barang berdasarkan kondisi, serta mengukur nilai aset. Melalui tahapan tersebut, diharapkan tersusun data aset yang lebih tertib, terstruktur, dan mudah ditelusuri sebagai dasar penguatan administrasi dan pengambilan keputusan di lingkungan BUMDesma.

Tahap pelaporan dan tindak lanjut selanjutnya akan diteruskan oleh BUMDesma UPK Mancak LKD dengan pendampingan dosen PKN STAN secara daring dalam tiga bulan ke depan. Pendampingan lanjutan ini diharapkan dapat menjaga kesinambungan proses penataan aset sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan secara bertahap.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons yang sangat baik dari peserta. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, baik saat penyuluhan maupun ketika pendampingan teknis di lapangan. Pada akhir kegiatan, tim pengabdian kepada masyarakat bersama pengurus BUMDesma juga berdiskusi mengenai tindak lanjut program. Dalam diskusi tersebut, pihak BUMDesma menyampaikan harapan agar pendampingan serupa dapat terus berlanjut hingga tersusunnya SOP, bahkan mencakup seluruh siklus pengelolaan aset BUMDesma secara lebih komprehensif. (nurbiyanto, tanda setiya, raditya hendra)