Lompat ke isi utama

PKN STAN Turun Tangan Dampingi Koperasi Merah Putih, Perkuat Program Ekonomi Kerakyatan Pemerintah

TANGERANG SELATAN — Upaya pemerintah memperkuat ekonomi kerakyatan melalui Program Koperasi Merah Putih terus mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Kali ini, PKN STAN kembali menunjukkan keterlibatannya dengan melakukan pendampingan langsung kepada Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Melalui kolaborasi Unit Kajian SDGs Desa Center dan Unit Kajian Hukum Keuangan Negara, kampus yang dikenal sebagai pencetak sumber daya manusia di bidang keuangan negara tersebut menerjunkan tim pengabdian masyarakat untuk membantu penguatan kelembagaan koperasi yang menjadi bagian dari program strategis nasional pemerintahan Prabowo Subianto.

Kegiatan pendampingan dipimpin oleh Tanda Setiya dengan anggota Trisulo dari Unit Kajian Hukum Keuangan Negara serta Budi Susilo dari Program Studi Diploma III Akuntansi. Sejumlah mahasiswa turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk implementasi pembelajaran berbasis pengabdian masyarakat.

Tidak sekadar melakukan kunjungan formal, tim PKN STAN hadir membawa misi penguatan tata kelola koperasi sejak tahap awal. Fokus utama pendampingan meliputi penyusunan dokumen kelayakan bisnis koperasi, penguatan administrasi dasar seperti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), hingga pendampingan aspek hukum kelembagaan.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat koperasi yang dibentuk pemerintah saat ini dituntut tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga mampu bertahan dan berkembang secara profesional dalam jangka panjang.

Sebelum menyusun strategi pendampingan, tim terlebih dahulu melakukan identifikasi lapangan guna memetakan kondisi aktual koperasi. Proses ini dilakukan untuk menggali berbagai persoalan yang dihadapi, mulai dari aspek kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, manajemen usaha, hingga dukungan masyarakat terhadap keberlangsungan koperasi.

Tim pengabdian juga mengonfirmasi berbagai data administratif yang sebelumnya diperoleh dari pihak kelurahan agar program pendampingan benar-benar berbasis kebutuhan nyata di lapangan.Suasana diskusi antara tim PKN STAN dan pengurus koperasi berlangsung dinamis. Ketua KKMP Pondok Aren, H. Zaeni, secara terbuka menyampaikan tantangan yang dihadapi pengurus dalam mempersiapkan koperasi agar mampu berjalan optimal ketika mulai beroperasi penuh.  Menurutnya, keberadaan pendampingan dari perguruan tinggi menjadi energi baru bagi pengurus koperasi yang saat ini tengah membangun fondasi organisasi dan usaha.

“Kami berharap cita-cita anggota dan pengurus koperasi bisa berjalan searah dengan program pemerintah di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo. Pendampingan dari Tim PKN STAN sangat membantu kami, terutama dalam mempersiapkan tata kelola koperasi agar lebih tertib dan berkelanjutan,” ujar H. Zaeni.

KKMP Pondok Aren sendiri menjadi salah satu koperasi yang telah memperoleh bantuan unit bangunan dari pemerintah dan saat ini telah resmi diserahterimakan untuk mendukung aktivitas operasional koperasi ke depan.

Keterlibatan PKN STAN dalam program ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Tidak hanya menghasilkan lulusan, kampus juga dituntut hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi nyata berbasis keilmuan.

Program Koperasi Merah Putih yang saat ini didorong pemerintah memang diarahkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat tingkat desa dan kelurahan. Pemerintah menargetkan koperasi mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, memperkuat ketahanan usaha kecil, sekaligus membuka ruang pemberdayaan masyarakat berbasis gotong royong.

Dalam konteks tersebut, pendampingan yang dilakukan PKN STAN menjadi bagian penting dalam memastikan koperasi tidak hanya berdiri secara simbolis, tetapi juga memiliki fondasi kelembagaan, hukum, dan bisnis yang kuat.

Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dinilai menjadi kunci agar Program Koperasi Merah Putih benar-benar mampu berkembang sebagai instrumen penguatan ekonomi rakyat di masa mendatang.